Jumat, 02 Januari 2015

#AhokBrengsek Ramaikan Twitter
Suasana Jakarta Night Festival 2014 - Foto : Twitter


Kemarahan netizen kepada Gubernur DKI Jakarta, Ahok sudah sampai pada puncaknya. Ahok, yang selama ini dikenal arogan, kasar, tak bertoleransi dan sombong, kali ini betul-betul mempermalukan wajah Jakarta dengan tetap nekad menggelar pesta tahun baru berbungkus program Jakarta Night Festival.

Warga dan ulama yang sejak Ahad lalu, mengingatkan Ahok agar tak menggelar pesta berlebihan saat pergantian tahun, tak digubris oleh Ahok. Sampai pagi tadi, beberapa kepala daerah membatalkan keriuhan perayaan tahun baru dan menggantinya dengan doa bersama. Namun tidak demikian dengan Ahok. Ia tetap ngotot untuk menggelar acara Jakarta Night Festival, dan tak memiliki empati sedikitpun kepada publik yang sedang berduka karena musibah yang silih berganti menghantam negeri ini.

Akibatnya, publik memutuskan untuk mengecam Ahok melalui media sosial. Tagar #AhokBrengsek pun mulai menyebar sejak pukul 20.00.

Kicauan beberapa akun ini menjelaskan alasan mereka mengecam Ahok lewat tagar #AhokBrengsek.

@dimasprakbar, menuliskan beberapa kicauan yang menyertakan tagar #AhokBrengsek. "Disaat banjir masih meneror warga jakarta, ahok tetap melanjutkan pesta pora tahun baru. #AhokBrengsek", "Serapan APBD DKI tahun 2014 terendah sepanjang sejarah, dan ahok malah pesta pora dipenghujung tahun 2014." #AhokBrengsek


"Bencana buat dibecandain. Katanya Air Asia jatuh krn banyak jin di laut belitung. Itu yg ngomong #AhokBrengsek !", tulis admin @maspiyungan

"Apa krn pesta rakyat di DKI ttp dijalankan mknya muncul #AhokBrengsek / krn sok jagoannya mknya disebut #AhokBrengsek atau ada alasan lain?", tanya @nitasidik.

@parmanwiwi: "Knapa ko takbir keliling di larang sedangkan pesta tahun baru yang menutup jalan protokol dibiarkan, ingat NKRI lg berduka" #AhokBrengsek.


Semoga gerakan sosial publik ini menjadi pembelajaran agar Ahok, sebagai pejabat pemerintahan lebih memiliki empati dan berhati-hati dalam bersikap dan berucap. (fs).
Readmore »

Holiday

BPBD Ingatkan Masyarakat tidak Melakukan Aktivitas di Area Kawah Tangkuban Parahu

Baban Gandapurnama - detikNews
Bandung - Taman Wisata Alam (TWA) Gunung Tangkubanparahu ditutup sementara mengingat gunung aktif strato itu statusnya menjadi level II atau Waspada. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung Barat mengingatkan masyarakat dan wisatawan agar mematuhi rekomendasi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).

"Radius 1,5 kilometer dilarang mendekat kawah aktif," kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Bandung Barat Mochammad Pakih saat dihubungi via telepon, Jumat (2/1/2015).

Tangkuban Parahu memiliki 9 kawah. Dua kawah utama berada di puncak ialah Kawah Ratu dan Kawah Upas yang berdiameter masing-masing sekitar 1.000 meter dengan kedalaman kawah sekitar 400 meter. Salah satu poin rekomendasi PVMBG yaitu melarang masyarakat, pengunjung, wisatawan, dan pendaki mendekati kawah aktif di puncak gunung.

Menurut Pakih, BPBD dan pihak kepolisian sudah bekerjasama untuk menyampaikan kepada masyarakat berkaitan rekomendasi PVMBG tersebut. Meski begitu, BPBD meminta penduduk yang lokasi permukimannya di dekat gunung atau radius lima kilometer dari kawah, tidak panik dan tetap menjalankan aktivitas seperti biasa.

"Tapi untuk di atas (area kawah), jangan sampai ada aktivitas," kata Pakih.

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menaikan status gunung Tangkubanparahu dari normal menjadi waspada pada Rabu (31/12/2014). Berdasarkan keterangan dari situs PVMBG, www.vsi.esdm.go.id disebutkan aktivitas vulkanik gunung tersebut mengalami perubahan. Dalam situs tersebut disebutkan telah terjadi perubahaan yang cukup signifikan baik secara kegempaan, deformasi maupun visual. 




Simak perkembangan terbaru evakuasi korban Air Asia QZ 8501 di "REPORTASE TERBARU" TRANS TV, Pukul 11.00 WIB, 12.45 WIB, 14.00 WIB, 15.00 WIB dan 15.30 WIB.
Readmore »

News

Bawa Alat Canggih untuk Cari Black Box QZ8501, Rombongan Rusia Tiba di Halim

Elza Astari Retaduari - detikNews
Jakarta - Rombongan dari Rusia yang dikirimkan untuk membantu pencarian Black Box Pesawat AirAsia QZ8501 yang jatuh di perairan selatan Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah, tiba di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta. Mereka mengaku membawa peralatan canggih dan modern.

Pantauan di lokasi, rombongan tiba pada pukul 14.15 WIB, Jumat (02/01/2014). Rombongan yang membawa alat canggih tersebut merupakan tim Emercom, yang merupakan badan kemanusiaan Rusia. "Dari Rusia mereka mengirimkan 2 pesawat, ini Ilyushin II-76. Satu lagi nanti malam," ujar Kepala KNKT Tatang Kurniadi yang menyambut rombongan di lokasi.

Menurut Konselor Kedubes Rusia untuk Indonesia, Veronika Novoseltseva, kedatangan rombongan Rusia atas inisiatif mereka sendiri untuk membantu Indonesia dalam menemukan Pesawat AirAsia rute Surabaya-Singapura tersebut. Untuk rombongan pertama ini ada 46 tenaga ahli yang datang.

"Atas inisiatif kami. Kami mengusulkan ke Indonesia, dan disambut baik. Untuk yang ini mendatangkan membawa peralatan penyelaman, 46 orang termasuk penyelam dan operator untuk alat," kata Veronika di lokasi yang sama.

"Itu peralatan paling modern dan canggih, kedalamannya bisa sampai 1000 meter," sambungnya.


Simak perkembangan terbaru evakuasi korban Air Asia QZ 8501 di "REPORTASE TERBARU" TRANS TV, Pukul 11.00 WIB, 12.45 WIB, 14.00 WIB, 15.00 WIB dan 15.30 WIB.
Readmore »